Lifestyle Guidance References

Kulit Perih karena Body Spray. Bisakah?

Advertisements

Memiliki kulit yang wangi merupakan dambaan setiap wanita, mulai dari kulit wajah sampai dengan kulit badan. Namun, apakah setiap produk skincare dapat memberikan keharuman yang bersifat natural tanpa memberikan efek yang buruk?

Pada artikel ini, saya ingin menceritakan pengalaman saya menggunakan body spray pada aktivitas sehari-hari. Saya merupakan tipe orang yang tidak bisa lepas dari body spray, kemana saja saya pasti bawa botol besar atau botol kecil di dalam tas. Bagaimana tidak, setiap 2 jam saya menyemprotkan body spray hanya sekedar untuk menyegarkan tubuh saya. Bagi saya dengan menyemprotkan body spray ke seluruh tubuh saya dengan wangi favorit saya, mood saya pun dapat berubah dengan seketika. Dan, keharuman ini dapat memberikan kesan respect kepada orang lain, terutama apabila kita diharuskan untuk meeting atau bertemu dengan orang lain.

Dikarenakan saya menyemprotkannya sangat sering, maka saya prefer untuk menggunakan body spray dibandingkan parfum. Parfum sudah pasti dapat memberikan wangi yang lebih lama, tapi saya tidak mendapatkan kesan segar pada saat menyemprot ke seluruh badan saya. So, body spray is still the best to give the fresh feeling on my body and I am able to spray it with more frequent duration.

Dear Body Amorous Coconut Fragrance Mist

Pada awalnya, saya berfikir bahwa body spray selalu di kemas di dalam botol plastik dan biasanya ukurannya pun cukup besar dibandingan dengan parfum. Namun, sepertinya saya salah. Beberapa minggu lalu, saya membeli Dear Body Amorous Coconut Fragrance Mist di AEON BSD. Jujur, ketika saya melihat packaging-nya saya berfikir ini adalah body spray yang bisa saya semprotkan ke seluruh tubuh saya dengan waktu yang cukup sering. Apalagi wangi-nya sangat enak, seperti wangi high end perfume, langsung tanpa berfikir panjang saya membeli produk ini.

Packaging

The spray on Dear Body Amorous Coconut Fragrance Mist

Dengan botol plastik berukuran 250 ml dengan desain minimalis, menurut saya packaging-nya cukup OK dan memberi kesan elegan. Kita pun dapat membaca tulisan di botol dengan cukup jelas. Tutup botol-nya pun cukup kencang sehingga kita tidak perlu takut tumpah apabila diletakkan didalam tas.

Realita : Saya tidak pernah membawa body spray Dear Body ini pada kegiatan sehari-hari, karena ukuran packaging-nya cukup besar dan berat apabila di jinjing ditas. Jadi, saya menyemprotkan Dear Body di pagi hari sebelum berangkat ke kantor dan saya menyemprotkan badan saya dengan body spray yang berukuran lebih mini ketika berada diluar rumah.

Scent

Scent alias wangi dari Dear Body sangat premium or high class. Tertulis di packagingnya “Coconut Fragrance Mist”, namun saya mendapatkan wangi kelapa dan coklat ketika menyemprotkannya.

Realita : Saya sangat suka dengan wangi-nya karena sangat lembut tapi tidak terkesan too girly. Wangi ini dapat digunakan di waktu pagi / siang hari, dan dapat juga digunakan pada acara di malam hari.

Tapiiiii ……

Kulit saya memang super sensitif, mulai dari wajah, badan sampai ujung kaki. Sehingga, apabila ada ingredient yang sekiranya terlalu berat atau tidak cocok dengan kulit saya, reaksinya pun akan sangat cepat.

Ketika saya menyemprotkan Dear Body ke tubuh bagian atas, kulit saya menjadi sangat perih tidak seperti ketika saya menyemprotkan body spray yang biasa saya gunakan. Dan itu saya lakukan beberapa kali, sebelum saya memutuskan untuk tidak menyemprotkannya langsung ke kulit tapi ke baju dan celana.

Kesimpulannya …….

Ingredients dari Dear Body ini sangat keras untuk kulit saya dan saya tidak dapat menggunakannya langsung interaksi dengan kulit saya. Karena saya sangat suka wanginya, saya terus menggunakan Dear Body ini as a perfume alias menyemprotkannya pada baju, jaket dan celana.

Pembelajaran yang saya dapatkan dari Dear Body ini adalah …

Thanks for reading!