Advertisements

7 Destinasi Selama 1 Hari di Bali

Bali merupakan salah satu tempat wisata favorit bagi pengunjung Mancanegara dan juga pengunjung dari Indonesia. Kota yang sangat kuat akan budaya dan memiliki keindahan alam membuat para pengunjung dari manapun tidak akan pernah bosan menikmati keindahan kota Bali. Sehingga, kota wisata ini pun menjadi salah satu kota pilihan saya untuk menghabiskan waktu beristirahat sejenak dari rutinitas atau yang biasa disebut dengan “Staycation”.

Arti dari “Staycation” menurut saya adalah liburan sejenak atau istirahat dari rutinitas selama 1-2 hari. Lokasi liburan tidak selalu harus diluar kota, tapi bisa juga di kota yang sama atau bisa juga di luar negeri. Intinya, body and mind kita lebih baik diberikan waktu untuk rileks sejenak setelah berkerja selama 5 hari agar kita dapat menjalani hidup lebih berkualitas kedepannya dan kesehatan pun akan lebih baik.

Apakah cukup waktu untuk staycation di Bali?

Kalau menurut saya, staycation dimana saja cukup waktunya hanya mungkin tingkat kepuasannya berbeda. Hal tersebut tergantung bagaimana kita menentukan tempat-tempat wisata menarik untuk waktu 1 – 2 hari saja serta aktivitas seru yang dapat kita lakukan.

Pada liburan staycation saya di Bali, ada 7 destinasi wisata yang dapat dilakukan hanya dalam waktu kurang lebih 1 hari. Dimana kah saja itu?

Destinasi 1 – .Temu Coffee Seminyak (atau biasa disebut dengan “Titik Temu Coffee”)

 

 

Saya sangat menyukai cafe Titik Temu” karena selain makanan dan minuman yang disajikan enak dan porsinya pas, cafe ini memiliki suasana yang sangat nyaman. Dengan ukuran yang tidak begitu luas, cafe ini di disain dengan sangat apik dan menurut saya disain interior-nya dapat menyatukan pengunjung dengan ambience atau suasana dari cafe Titik Temu ini.

Selain itu, cafe 2 lantai ini, membedakan lantai berdasarkan “smoking” dan “non-smoking” area. Sehingga, bagi pengunjung yang tidak merokok, tidak akan menghisap asap rokok secara langsung karena non smoking area berada di lantai 1 dan smoking area ada di lantai 2.

Lokasi : Jl. Kayu Cendana No.1, Seminyak, Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361

Destinasi 2 – Tempat Pameran di dekat .Temu Coffee Seminyak

 

 

Lokasi tempat pameran ini sangat dekat dengan .Temu Coffee yaitu tepatnya pas di jalan keluar cafe menuju ke daerah Seminyak Square. Tempat pameran tidak begitu besar dan mungkin diperuntukkan untuk pameran dengan skala kecil – sedang.

Waktu saya mengunjungi pameran ini, didalamnya ada pameran lukisan yang sangat cantik dan kreatif. Dan ditengah-tengah ada sepeda. Menurut saya, sajiannya sangat kreatif.

Lokasi : Di jalan keluar dari .Temu Coffee ke arah Seminyak Square

Destinasi 3 – Menyusuri jalan Seminyak

 

 

Jalanan yang super sibuk dan macet ini, memiliki banyak sekali spot menarik yang dapat kita nikmati. Mulai dari cafe atau restaurant yang nyaman, lucu dan kreatif; distro atau bazaar yang menjual produk-produk khas Bali; sampai dengan berbagai macam spot foto yang unik dan menarik.

Selain itu, tanpa harus berhenti di spot-spot diatas, kita dapat menikmati suasana trotoar sepanjang jalan Seminyak yang super ramai dengan turis pejalan kaki dan iringan suasana macet di jalan raya Seminyak.

Destinasi 4 – Toko kue Monsieur Spoon

 

 

Toko kue ini terletak tidak jauh dari .Temu Coffee, dimana dengan berjalan kaki, saya hanya membutuhkan waktu sekitar 5 – 10 menit sampai di Monsieur Spoon. Impresi pertama saya waktu mengunjungi toko kue ini adalah tempatnya yang tidak luas tapi nyaman. Saya memang melihat segala sesuatu dari suasananya terlebih dahulu dan setelah itu saya melihat faktor-faktor lainnya.

Monsieur Spoon menjual berbagai macam variasi kue dan saya mendengar bahwa Almond Croissant-nya enak sekali. Dari segi tempat, meskipun tidak memiliki ukuran yang cukup luas, ada beberapa tempat duduk yang dapat digunakan oleh pengunjung. Sehingga, kita dapat membeli kue untuk dibawa pulang alias take away atau dinikmati di tempat.

Lokasi : Jl. Kayu Cendana Oberoi No.2

Destinasi 5 – Revolver Espresso

 

 

Masih di kawasan Seminyak, alternatif coffee shop yang dapat dikunjungi adalah Revolver Espresso. Saya sangat menyukai konsep unik dari interior coffee shop ini. Salah  satu contohnya, waktu memasuki Revolver, saya merasakan nuansa agak gelap dan tempat ini terlihat bukan seperti coffee shop pada umumnya melainkan lebih terlihat seperti bar. Menurut saya, tempat ini seperti bar pada film cowboy.

Namun, setelah saya menyusuri setiap sudut dari Revolver, saya melihat bahwa mereka mereka memiliki beberapa bagian tempat duduk, seperti dining area, bar area dan coffee shop area. Setiap area memiliki kenyamanan sendiri.

Kami memilih duduk di coffee shop area (semi-outdoor). Saya sangat suka nuansa semi outdoor ini, karena mereka memberikan nuansa girly mulai dari wallpaper sampai dengan asesoris-nya.

Saya mencicipi Polenta Fries untuk cemilan sore dan menyeruput ice Latte. Saya sangat suka Polenta Fries dari Revolver ini. Tekstur kentang-nya sangat lembut dan mereka menyajikannya dengan parmesan cheese dan taburan chili flakes.

Lokasi : Jl. Kayu Aya No.Gang 51, Seminyak, Kuta, Kabupaten Badung, Bali 8036

Destinasi 6 – Pantai Cucukan

 

 

Pantai ini sudah berbeda lokasi dengan destinasi-destinasi sebelumnya. Pantai Cucukan ini terletak di Gianyar. Pantai ini masih belum komersil alias masih bersih. Banyak sekali anak-anak kecil menikmati waktu sore-nya di pantai ini. Air nya masih cukup bening dan angin masih berhembus dengan segar.

Di sekitar pantai Cucukan ini banyak sekali penginapan-penginapan yang asri dan menyatu dengan alam.

Lokasi : Gianyar, Bali

Destinasi 7 – Ubud Centre 

 

 

Penutupan hari jalan-jalan saya adalah menyusuri Ubud Centre di malam hari. Suasana malam di tempat ini memang cukup ramai tapi berbeda dengan ramai-nya suasana malam di Denpasar. Menurut saya, ramai-nya wilayah Ubud masih enjoyable dan tidak terlalu padat.

Ada 1 gang di wilayah Ubud Centre yang tidak boleh dilewati yaitu Gautama RoadSesungguhnya, kami menemukan jalan ini dengan tidak sengaja. Tetapi ketika kami menyusuri jalan Gautama ini, kami seperti jalan di Gion, Kyoto. Jadi dapat dikatakan Ubud rasa Kyoto. Di Gautama Road, kendaraan bermotor tidak boleh melintasi dan hanya dikhususkan untuk pejalan kaki. Namun, masih ada beberapa sepeda motor yang melintasi jalan Gautama ini.

Di jalan Gautama, banyak sekali toko, distro, tour agent, cafe, restaurant dan toko-toko menarik lainnya yang dapat dikunjungi. Bagi kami, jalan Gautama ini merupakan salah satu spot terbaik di Ubud centre.

Untuk cerita lengkap-nya, kalian dapat cek vlog saya di LINK 48 Jam di Bali? (Day 1) atau dapat langsung di klink pada bagian awal artikel saya ini.

Enjoy the staycation like we are enjoying a long holiday!

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Advertisements
Advertisements
%d bloggers like this:
Skip to toolbar